Beranda Historical Apakah Anda Tahu Kapan Lebaran / Idul Fitri Pertama Kali Dirayakan.?

Apakah Anda Tahu Kapan Lebaran / Idul Fitri Pertama Kali Dirayakan.?

0

Kebumen, dMagek.ID,-Idul Fitri merupakan salah satu momen yang paling istimewa dari semua hari bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia, tepatnya 1 Syawal adalah hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa menahan lapar, haus dan hawa nafsu selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan.

Sudah ratusan tahun Idul Fitri menjadi tradisi perayaan bagi umat Muslim. Lebaran menjadi tanda sebuah kemenangan setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Tapi apakah kita tahu kapan hari Idul Fitri pertama kali dirayakan dalam sejarah Islam

Jauh sebelum ajaran Islam turun, masyarakat Jahiliyah Arab ternyata sudah memiliki dua hari raya, yakni Nairuz dan Mahrajan. Kaum Arab Jahiliyah menggelar kedua hari raya itu dengan menggelar pesta pora. Selain menari-nari, baik tarian perang maupun ketangkasan, mereka juga bernyanyi dan menyantap hidangan lezat serta minuman memabukkan, tulis laman Kumparan.com

Sebelum Islam datang di Arab, masyarakat jahiliah telah memiliki dua hari besar, yakni Nairuz dan Mahrajan. Dalam perayaan itu, mereka menghidangkan makanan, bernyanyi, pesta pora hingga akhirnya mabuk-mabukan.

Diriwayatkan Abu Dawud dan An-nasa’i, Rasulullah bersabda, “’Sesungguhnya Allah mengganti kedua hari raya itu dengan hari raya yang lebih baik, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.’’

Rasulullah SAW membenarkan bahwa setiap kaum memiliki hari raya. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari,  Abu Bakar pernah marah kepada dua wanita yang memainkan alat musik rebana sambil nyanyi-nyanyi

‘’Biarkanlah mereka wahai Abu Bakar! Karena tiap-tiap kaum mempunyai hari raya, dan hari ini adalah hari raya kita,’’ kata Nabi. 

Dikutip dari Ensiklopedia Islam (2008), Hari Raya Idul Fitri dirayakan untuk pertama kali setelah Perang Badar. Dalam perang itu, Umat Islam menang setelah berhadapan dengan tentara dari Kaum Quarisy.

Melansir laman Wikipedia.org Idulfitri (bahasa Arab: عيد الفطر, translit. ‘Īdul-fiṭr‎) atau Lebaran di Indonesia adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idulfitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda.

Pada tanggal 1 Syawal, mulai berakhirnya puasa pada bulan Ramadan, kemudian merayakan Idulfitri. Awal pagi hari selalu dilaksanakan salat Idulfitri (salat Id), disunnahkan melaksanakan salat Id di tanah lapang atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar). Sebelum salat Id dilakukan, imam mengingatkan siapa yang belum membayar zakat fitrah, sebab kalau selesai salat Idulfitri, baru membayar zakatnya hukumnya sedekah biasa bukan zakat. Adapun hukum dari salat Idulfitri ini adalah sunnah mu’akkad. Di malam sebelum dan sesudah hari raya, umat muslim disunnahkan mengumandangkan takbir.

Sementara Nabi Muhammad SAW berpesan, umat Islam menang atas dua hal. Pertama adalah perang melawan kaum kafir. Yang kedua adalah kemenangan umat dalam menaklukkan hawa nafsu selama Ramadhan. Dalam kondisi masih terluka, prajurit merayakan kemenangan tersebut.

Dalam sebuah riwayat diceritakan, pada Salat Idul Fitri pertama itu, Rasulullah sampai bersandar pada Bilal untuk menyampaikan khotbahnya. Berdasarkan Hafizh Ibnu Katsir, Salat Idul Fitri itu dilaksanakan di sebuah tanah lapang. Sejak saat itu, tradisi itu terus dilakukan. ***red

Selamat merayakan hari kemenangan, Mohon maaf Lahir bathin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here