Beranda Pojok Dedi Mahardi Beruk Tidak Pernah Menyeleweng

Beruk Tidak Pernah Menyeleweng

0

Oleh : Dedi Mahardi

Sewaktu remaja dulu, saya sering disuruh ibu mengumpulkan kelapa yang dipetik oleh beruk atau kera yg besar di kampung dulu. Jika beruk ini diejek atau diajak bercanda maka beruk ini akan mencibir atau bahkan memperlihatkan pantatnya kepada kita. Jika mencibir dan memperlihatkan pantat tersebut dilakukan seseorang terhadap orang lain, maka itu akan dianggap penghinaan besar. Walaupun seseorang yang terdidik, berakhlak dan beretika tidak akan melakukannya karena perbuatan semacam itu adalah perbuatan buruk dan tuna adab atau tuna etika.

Lama kami bertanya-tanya, kenapa sikap beruk tersebut seperti itu??

Dan sekarang kami coba mencari alasan dan hubungannya dengan sikap dan nilai-nilai seorang anak manusia yang beragama dan terdidik. Lalu kami ingat juga dengan anekdot bahwa kalau dulu manusia takut ke kuburan sendirian maka sekarang kuburan yang takut sama manusia.

Baca juga : /sudah-tua-masih-tk/

Kembali kepada beruk tadi, setelah kami pikir-pikir ternyata beruk tersebut lebih mudah mengajarnya jujur dan disiplin. Beruk tersebut hanya dilatih satu atau dua minggu untuk mengambil kelapa yang tua atau yang muda sesuai dengan perintah atau permintaan pawang atau tukang beruknya. Latihan tersebut dengan sistim reward dan punishment serta contoh kelapa tua, kelapa muda yang isinya tebal dan kelapa muda yang isinya lunak.

Kenyataannya setelah pendidikan dua minggu tersebut beruk selalu disiplin dan tidak pernah menyeleweng.

Bandingkan manusia yang beragama, berpendidikan tinggi, yang melalui jenjang karir dari bawah kemudian disumpah serta diminta tanda tangan fakta integritas juga melaporkan harta kekayaannya ke KPK ketika menjabat. Tetapi sebagian dari pejabat yang sudah sedemikin rupa seleksi dan aturan yang mengikatnya tetapi masih menyeleweng.

Demikian, tulisan inspirasi kami kali ini.. semoga dapat menginspirasi kita untuk selalu menjaga harkat dan martabat sebagai makhluk Tuhan yang mulia

Jakarta 7 Juni 2020

Penulis adalah seorang Inspirator-innovator-author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here