Beranda Hukum Polri Akan Tindak Tegas Penyelenggara Negara Yang Selewengkan Dana Bantuan Covid-19

Polri Akan Tindak Tegas Penyelenggara Negara Yang Selewengkan Dana Bantuan Covid-19

0

JAKARTA, dMagek.ID,– Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta penegak hukum berani menindak tegas penyelenggara negara yang terindikasi atau terbukti melakukan korupsi. Kapolri Jenderal Polisi  Idham Azis akan menindak  tegas penyelenggara negara yang menyelewengkan atau melakukan korupsi anggaran penanganan dampak virus corona di Indonesia.

Baca juga :/kemendikbud-anggarkan-rp-3-2-triliun-untuk-dana-operasional-sekolah-bos-bagi-siswa-yang-terdampak-covid-19/

Terkait instruksi presiden itu, Polri telah menemukan delapan kasus penyelewengan dana bantuan penanganan Covid-19 di sejumlah daerah. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan penyelewengan tersebut ditemukan di wilayah Banten dan Sumatera Utara.

Baca juga : /sedikit-tentang-pancasila-trisila-dan-ekasila/

“Laporan-laporan masuk kemarin ada enam kasus di Polda Sumut, dua kasus di Polda Banten sebatas itu, proses masih berlanjut,” kata Awi saat dihubungi, Jumat (19/6). Tulis laman CNNIndonesia.

Baca juga : /kampuang-den-dulu-tasapo-di-pohon-jawi-jawi-beringin-tua-dekat-surau/

Dari delapan kasus itu, kata Awi, ada kasus yang penyelewengan dananya kecil. Bahkan, lanjutnya, ada kasus yang sudah diselesaikan, ada pula beberapa kasus yang nilai kerugiannya terbilang besar. Awi menyebut untuk kasus ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman

Baca juga :/potret-potensi-ekonomi-rakyat-di-desa-yang-terlengahkan/

/batik-tulis-sampang-dari-madura-menembus-pasar-dunia-part-ii/

“Memang ada kasus yang karena kecilnya kerugian di mediasi dan diselesaikan, misalnya ada pemotongan Rp100 ribu, Rp150 ribu itu diselesaikan, dan yang ditangani di Polres Simalungun Sumut juga ada manipulasi terkait timbangan bansos, ada yang dipotong dua kilogram, masih diselidiki prosesnya termasuk kerugian, data penerimanya nanti diupdate,” tutur Awi.

Baca juga : /pedaftaran-sbmptn-dan-utbk-ditutup-sabtu-20-juni-2020-pukul-20-00-wib/

Awi menegaskan, kepolisian bakal terus melakukan pengawasan guna memastikan penyaluran dana tersebut sesuai sasaran. Dan Polri telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menindak oknum yang menyalah-gunakan dana untuk penanganan virus corona.***(dMP/Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here