Beranda Nusantara Dorong Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Jahe merah dan Ikan Nila

Dorong Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Jahe merah dan Ikan Nila

0
Walikota Sawahlunto saat meninjau budidaya jahe merah dan ikan nila di desa Pasar Kubang (foto dok dMagek.ID)

SAWAHLUNTO,dMagek.ID,-Dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda, Karang Taruna Kota Sawahlunto melakukan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP), telah mulai mengelola dua jenis UEP, yakni budidaya jahe merah dan budidaya ikan nila.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta saat meninjau lokasi budidaya jahe merah dan ikan nila itu sangat mengapresiasi kegiatan Karang Taruna tersebut, kemudian mengarahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turut membantu pengelolaan UEP oleh Karang Taruna kelurahan Aur Mulyo, kelurahan Tanah Lapang dan desa Pasar Kubang kota Sawahlunto, pada jumat (28/8/20).

“Ada semangat yang hebat dari pemuda-pemuda kita di desa/kelurahan untuk mencoba memulai kegiatan yang bisa meningkatkan ekonomi, yang disupport adik-adik kita aktifis Karang Taruna ini dengan memberi fasilitasi melalui Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Kita lihat bersama, yang paling mereka andalkan adalah semangat dan kebersamaan para pemuda/pemudi pengelola dengan para pengurus Karang Taruna. Karena kalau dari sisi anggaran segala macam kan semua serba terbatas, Alhamdulillah dengan semangat akhirnya mereka melahirkan kreatifitas sehingga apa pun rintangan tetap bisa dihadapi,” ujar Walikota Deri Asta.

Pemerintah Kota (Pemko), kata Walikota sangat mendukung UEP ini sehingga dinas terkait diminta untuk membantu baik dari sisi administrasi/regulasi maupun kegiatan. Seperti dinas Pertanian misalnya, bisa membantu pada UEP budidaya jahe merah melalui bantuan bibit dan memberikan pelatihan serta bimbingan ilmu untuk budidayanya.

“Yang pasti kita dukung, karena ada keterbatasan anggaran yang belum bisa maksimal, maka paling tidak dari dinas terkait kita bisa mendampingi untuk memberikan pelatihan atau bimbingan ilmu. Kan pelatihan dan pendampingan ilmu ini tidak kalah penting, sebab kalau kita dalam bertani atau beternak tanpa ilmu tentu hasilnya tidak akan bisa maksimal. Makanya, kita dampingi dan kita bantu dengan menyampaikan ilmu,” kata walikota alumni fakultas hukum Universitas Bung Hatta ini.

UEP yang sedang dikelola Karang Taruna dan ditinjau oleh Walikota Deri Asta tadi adalah budidaya jahe merah di Kelurahan Aur Mulyo serta budidaya ikan nila di Kelurahan Tanah Lapang dan Desa Pasar Kubang.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD Karang Taruna Kota Sawahlunto Andri Maha Putra, menyebutkan bahwa saat ini Karang Taruna Sawahlunto memang sedang memberikan perhatian khusus pada kegiatan-kegiatan untuk peningkatan ekonomi dan skill atau Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat, khususnya generasi muda, sebab itulah, program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) itu digalakkan oleh Karang Taruna “Kota Arang” itu.

“Kita ingin keberadaan Karang Taruna ini memang bisa memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat, sekaligus kita back-up program pemerintah kota terutama di bidang peningkatan ekonomi produktif”, ujar Andri Maha Putra yang pernah menjadi Presiden Mahasiswa ini.

Andri Maha Putra yang juga pernah jadi Ketua DPD KNPI Kota Sawahlunto ini menambahkan, ada keinginnan untuk merubah paradigma masyarakat selama ini yang memandang organisasi Karang Taruna itu kegiatannya hanya saat acara seremonial saja.

“Kita ingin mengubah anggapan bahwa selama ini Karang Taruna hanya muncul berkegiatan saat momen HUT RI saja, sekarang kita buktikan bahwa Karang Taruna mampu bergerak membantu masyarakat”, pungkas tokoh muda kota sawahlunto itu.

Dalam peninjauan ke lokasi UEP, Walikota Deri Asta didampingi Kepala Dinas Pertanian Lelis Epriyenti dan Camat Lembah Segar Afriandes. (mg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here